Apa itu HMI?
Himpunan Mahasiswa Islam atau biasa disingkat dengan HMI adalah Organisasi mahasiswa Islam tertua dan terbesar di Indonesia. Jendral Soedirman menyebut HMI sebagai Harapan Masyarakat Indonesia. HMI didirikan di Yogyakarta, pada tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H bertepatan dengan tanggal 05 Februari 1947. Dua tahun setelah Indonesia merdeka. Saat ini HMI sudah berusia 70 tahun.
Sebagai Organisasi Mahasiswa Islam tertua dan terbesar di Indonesia, HMI memiliki kurang lebih 600 ribu kader yang terkoordinir oleh 202 cabang di seluruh Indonesia. Dan juga sudah menghasilkan kurang lebih 6 juta Alumni.
Dari 6 juta alumni yang lahir dari rahim HMI diantaranya; Nurcholis Madjid (Cak Nur), Jusuf Kalla (JK), Akbar Tandjung, Munir Said Thalib, Azumardy Azra, Komaruddin Hidayat, dan masih banyak lagi alumni yang tidak bisa disebutkan satu persatu namanya.

Yang umum kita ketahui adalah, ada banyak sekali organisasi mahasiswa Islam yang ada saat ini. Diantaranya; HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) , PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), dll.
Seperti dijelaskan dimuka, HMI hadir lebih dulu dari pada yang lain. HMI lahir pada tahun 1947, PMII lahir pada tahun 1960, IMM lahir pada tahun 1964, dan KAMMI lahir pada tahun 1998. Pada kongres ke II Muslimin Indonesia yang berlangsung pada tanggal 20-25 Desember 1949,para pemimpin Islam bersepakat dalam Ikrar Malioboro tentang pentingnya kesatuan umat Islam (Ukhuwah Islamiyah). mereka berikrar; “Hanya Masyumi-lah satu satunya partai Islam, Organisasi pelajarnya adalah PII, organisasi mahasiswanya adalah HMI, organisasi pemudanya adalah GPII, dan Pandu Islam (PI) satu-satunya organisasi kepanduanya. (Tulisan oleh Muhadjir Effendy – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ).
Dengan demikian, HMI menjadi organisasi Mahasiswa Islam yang sudah matang akan pengalaman, dan tahan banting akan perjuangan.
Sebagai kawah candradimuka bagi mahasiswa, maka wajib hukumnya bagi HMI untuk menciptakan Insan yang berkualitas dengan cara mengembangkan sekaligus mengaktualisasikan potensi yang ada dalam diri kader. Untuk mengembangkan sekaligus mengaktualisasikan potensi yang ada dalam diri kader, maka HMI menyediakan wadah untuk menggodokkader dalam lembaga kekaryaan yang dimiliki oleh HMI.
Bagaimana Cara Masuk HMI?
Sebelum menjawab pertanyaan diatas, alangkah lebih baiknya jika kami menjelaskan nilai “Islam” yang terkandung dalam HMI.
Pada dasarnya, Islam adalah agama yang Rahmatallil’alamin. Kehadiran Islam tidak hanya untuk umat muslim sendiri, melainkan untuk umat seluruh alam. HMI membawa misi Islam yang Rahmatallil’alamin dan juga Islam yang toleran. Di HMI, tidak dibedakan Islam apa? Madzhab siapa?. Sebab di HMI, baik NU, Muhammadiyah, Persis, Perti, selagi menyandang status Mahasiswa dan Islam, maka semuanya bisa masuk menjadi anggota HMI.
Dan insya allah pada tanggal 15-20 desember HMI komisariat Stai Al-gazali Barru akan mengadakan latihan kader 1.
Mari berhimpun mari ber HMI
YAKUSA....!!!
WASSALAMU ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATU
perhatikan tulisanta di atas sebelum di post knp mahasisa bukan mahasiswa.
BalasHapusOk bos kyu
BalasHapus